“Gagasan yang positif dari PSSI, Pak Erick, Bu Vivin, para Exco dan juga I.League karena Persikad sudah dilibatkan sejak awal kelahiran IWL,” kata Abdullah Alatas pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Menurut Dolly, penerapan sistem drafting dan pemerataan pemain label tim nasional akan menciptakan persaingan yang sehat antar-klub serta mendorong pembinaan pemain muda secara konsisten.
Dia juga menyoroti keunggulan format centralized stadium di Stadion Soemantri Brojonegoro dari sudut pandang bisnis dan operasional.
“Bermain dengan sistem centralized ini bagus dalam banyak hal. Pertama, menekan cost, kedua kita bangun ekosistem baru di Soemantri sehingga akan menjadi hub. Ketiga itu juga bagus untuk sponsor,” tutur Dolly.
Format terpusat tersebut diproyeksikan dapat dikemas layaknya sebuah festival yang memadukan laga sepak bola dengan aktivasi merek sponsor.
Dolly menegaskan Persikad siap memenuhi standar kelengkapan profesional seperti kontrak kerja, fasilitas latihan, hingga mess pemain untuk menyongsong musim baru.
















