Muka Tanah Pekalongan Turun 33 cm sejak 2020

genangan air di Stasiun Pekalongan mulai surut. (matasemarang.com/Lia Dina)
genangan air di Stasiun Pekalongan mulai surut. (matasemarang.com/Lia Dina)

“Melalui Sekolah Iklim, kami ingin anak-anak muda lebih mengenali lingkungannya, memahami bahwa perubahan iklim tidak hanya berkaitan dengan banjir, tetapi juga perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi. Harapannya, mereka mampu melahirkan gagasan dan aksi nyata,” tutur Eva.

Salah satu peserta dari SMK Negeri 4 Kota Pekalongan, Muhammad Agata Azmi, menyambut positif kegiatan observasi ini.

Ia menilai edukasi lapangan memberi pemahaman nyata mengenai pentingnya pelestarian vegetasi mangrove untuk membentengi kawasan pesisir Pekalongan dari ancaman abrasi dan perubahan iklim.

Bacaan Lainnya

Pos terkait