Operasi SAR Hari Kedua: 2 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ditemukan Tak Bernyawa

2 mahasiswa KKN UIN Walisongo yang hanyut di Kendal ditemukan tak bernyawa (foto: UIN Walisongo Semarang)
2 mahasiswa KKN UIN Walisongo yang hanyut di Kendal ditemukan tak bernyawa (foto: UIN Walisongo Semarang)

MATASEMARANG.COM – Dua dari tiga Mahasiswa KKN UIN Walisongo yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat terseret arus sungai di Kendal pada Rabu, 5 November 2025 pagi.

Keduanya adalah Bima Pranawira dan Muhammad Jibril Asyarafi yang berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.

UIN Walisongo Semarang menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya dua mahasiswa terbaik yang sedang menjalankan pengabdian melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Sinyal Itu Sudah Ada, Benarkah Perang Iran-Israel Segera Berakhir?

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Prof. Dr. Mukhsin Jamil, M.Ag hadir langsung di Kendal untuk mendampingi keluarga korban dan memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami sangat berduka atas berpulangnya dua mahasiswa UIN Walisongo yang sedang berjuang dalam pengabdian. Mereka telah memberi teladan tentang arti dedikasi dan kepedulian sosial. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah mereka dan memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Prof. Mukhsin dengan suara bergetar.

BACA JUGA  Apotek dan Klinik Desa Terintegrasi dengan Kopdes Merah Putih

Sebelumnya, 6 mahasiswa UIN Walisongo Semarang dilaporkan hanyut saat bermain air di Sungai Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, pada Selasa 4 November 2025 sekitar pukul 14.00 WIB.

Insiden bermula sekitar pukul 13.45 WIB ketika keenam mahasiswa bermain di sungai berbatu tersebut.

Tanpa disadari, arus deras tiba-tiba datang dari arah selatan dan menyeret mereka.

Warga sekitar yang melihat kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan dan menghubungi tim SAR gabungan.

Pos terkait