Pasca-kebakaran Rusunawa Kudu, Listrik dan Air Belum Normal

Kepala Dinas Permukiman Kota Semarang Murni Ediati meninjau kondisi Rusunawa Kudu usai insiden kebakaran pada Senin 27 Juli 2026
Kepala Dinas Permukiman Kota Semarang Murni Ediati meninjau kondisi Rusunawa Kudu usai insiden kebakaran pada Senin 27 Juli 2026

MATASEMARANG.COM – Dampak psikologis dan kelumpuhan fasilitas pasca-insiden kebakaran hebat yang melanda Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kudu, Kota Semarang, pada Sabtu 25 Juli 2026 kemarin, masih menyisakan persoalan pelik bagi ratusan penghuni.

Hingga saat ini, pasokan air bersih ke unit-unit hunian mengalami kemacetan, memaksa warga melakukan kerja ekstra untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Kebakaran di Rusunawa Kudu tersebut diduga kuat dipicu oleh rambatan api dari tumpukan sampah di area bawah bangunan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Gudang Rongsok di Ngaliyan Terbakar, 3 Mobil Damkar Dikerahkan

Api kemudian dengan cepat merembet naik hingga menghanguskan ruang di lantai 5.

Ironisnya, saat kepulan asap mulai membesar di awal kejadian, warga sempat mengalami kepanikan massal lantaran mendapati fasilitas keselamatan darurat seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan instalasi hidran di lantai 5 sama sekali tidak berfungsi.

Kondisi ini dinilai memperlambat proses mitigasi awal sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Fasilitas Umum Pincang, Pompa Belum Bisa Dorong Air ke Hunian

Ketua RW di lingkungan Rusunawa Kudu Noviani membeberkan bahwa usai kejadian kebakaran tersebut, aktivitas keseharian warga belum bisa berjalan normal.

BACA JUGA  2026, Semarang Siap Bertransformasi Hadapi Banjir

Dua komponen vital yang mendesak untuk segera dipulihkan secara menyeluruh adalah jaringan listrik dan sistem distribusi air bersih.

“Untuk jaringan listrik ke masing-masing unit hunian sebenarnya sudah mulai menyala, namun aliran listrik untuk fasilitas umum (fasum) hingga saat ini masih padam. Kami sangat berharap perbaikan utilitas ini bisa segera dilakukan,” ungkap Noviani saat dikonfirmasi mengenai kondisi terkini warga, Senin 27 Juli 2026.

Pos terkait