- Rez Hotel Semarang mengenalkan makanan khas Semarang, Bandeng Presto dengan menu inovasi ala hotel
MATASEMARANG.COM – Menyambut gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI sekaligus memperkuat identitas kuliner lokal, REZtorante Eatery–bagian dari Rez Hotel Semarang–berkolaborasi dengan pelopor Bandeng Presto Semarang menghadirkan program special menu bertajuk “Jelajah Rasa Semarang”.
Sajian ini mempertemukan kuliner legendaris yang telah berdiri sejak tahun 1977 tersebut dengan pendekatan kreatif dapur modern, menghasilkan empat olahan bandeng presto yang menggabungkan cita rasa tradisional Nusantara dan sentuhan kekinian (fusion).
Inovasi ini sengaja diangkat untuk mengenalkan kuliner ikonik Kota Semarang kepada para tamu dari berbagai provinsi yang menginap selama ajang MTQ Nasional berlangsung, maupun bagi masyarakat umum dan generasi muda.
Melalui kolaborasi ini, Executive Chef Rez Hotel Semarang Alfaizal mengolah ikan bandeng presto menjadi empat sajian berkarakter unik, yakni:
- Bandeng Pindang Serani: Menyajikan kuah pindang serani khas Semarang yang segar, asam manis, dengan tekstur yang sedikit lebih kental.
- Bandeng Pepes Kecombrang: Bandeng presto yang dikukus dalam balutan daun pisang dengan perpaduan rempah dan aroma khas kecombrang.
- Bandeng Bakar Bumbu Rendang: Perpaduan gurih renyahnya bandeng presto dengan balutan bumbu rendang yang kaya dan aromatik.
- Bandeng Goreng Saus Keju (Fusion): Bandeng presto goreng renyah yang disiram saus keju creamy, dipadukan dengan sedikit sambal terasi, lalu dibakar menggunakan teknik torch.
“Ini pertama kalinya kami mengangkat olahan bandeng presto di resto Rez Hotel. Tiga menu dibuat dengan bumbu khas Nusantara yang cenderung pedas, sementara satu menu fusion saus keju dihadirkan agar lebih kekinian dan ramah untuk anak-anak,” jelas Chef Alfaizal, Kamis, 10 September 2026.

Sajian dalam program “Jelajah Rasa Semarang” ini dirancang khusus untuk segmen keluarga. Untuk menu Bandeng Saus Keju, Alfaizal memberikan fleksibilitas bagi para tamu yang membawa anak-anak atau tidak menyukai rasa pedas.
“Penyajian sausnya dipisah, sehingga tamu bisa request. Untuk anak-anak, sambal terasinya bisa kita hilangkan, jadi hanya saus keju murni,” ujarnya.


















