Dito Ungkap Kronologi Perolehan Tambahan Kuota Haji 2024

  • Yang saya tahu memang dari Raja menawarkan dan memberikan untuk tambahan, tetapi tidak hanya sebatas kuota. Ada beberapa sektor lainnya, seperti investasi dan juga perdagangan

MATASEMARANG.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga periode 2023–2025 Ario Bimo Nandito Ariotedjo memberi kesaksian tentang kronologi perolehan tambahan kuota haji pada 2024.

Dalam persidangan lanjutan kasus korupsi haji, Dito menceritakan awal mula Indonesia mendapatkan 20.000 kuota haji tambahan untuk Tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi dari Pemerintah Arab Saudi.

BACA JUGA  Eks Menag Yaqut Penuhi Panggilan KPK sebagai Saksi Perkara Gus Alex

Dito yang hadir sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, mengatakan sekitar Oktober 2023 ada pertemuan antara Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dengan Pemerintah Arab Saudi.

Bacaan Lainnya

Walaupun demikian, Dito yang juga menantu dari Fuad Hasan Masyhur, pendiri Maktour, itumengatakan tidak ada pertemuan spesifik antarkedua negara yang membahas kuota haji Indonesia.

BACA JUGA  Mario Dandy Harus Habiskan Masa Mudanya di Sel Penjara

“Sebenarnya untuk spesifik tidak ada. Itu terjadi pada saat makan siang. Pada saat agenda terakhir,” kata dia yang menjadi bagian delegasi Pemerintah Indonesia ke Arab Saudi pada saat itu.

Dito mengaku tidak mengikuti secara langsung pertemuan tersebut. Akan tetapi, dia mendengar bahwa Pemerintah Arab Saudi menawarkan sejumlah hal kepada Pemerintah Indonesia, termasuk kuota haji.

“Yang saya tahu memang dari Raja menawarkan dan memberikan untuk tambahan, tetapi tidak hanya sebatas kuota. Ada beberapa sektor lainnya, seperti investasi dan juga perdagangan,” katanya.

BACA JUGA  Ika Ditemukan Tewas di Rumah Perum Banjardowo Baru Semarang

Ketika ditanya Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) terkait apakah pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Pemerintah Arab Saudi tersebut secara spesifik membahas angka kuota haji tambahan, Dito menyatakan tidak ada pembahasan tersebut.

Pos terkait