Semarang Terik, Dinkes Siapkan Titik Air Isi Ulang dan Tim Promkes untuk Kafilah MTQ

MTQ Nasional di Kota Semarang (matasemarang.com/ Lia Dina)
MTQ Nasional di Kota Semarang (matasemarang.com/ Lia Dina)
  • Dinkes minta panitia MTQ Nasional sediakan galon isi ulang di lokasi-lokasi lomba untuk cegah dehidrasi para kafilah
  • Peserta MTQ diharapkan membawa tumbler saat berkeliling Semarang untuk diisi air yang disediakan

MATASEMARANG.COM — Karakteristik cuaca Kota Semarang yang cenderung panas dan terik menjadi perhatian khusus Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang dalam menyambut kedatangan kafilah MTQ Nasional dari berbagai daerah. 

Untuk mencegah risiko dehidrasi bagi peserta yang belum terbiasa dengan iklim lokal, Dinkes telah menyiapkan strategi mitigasi kesehatan di seluruh lokasi acara.

BACA JUGA  Pemkot Semarang Fasilitasi 920 Rumah Tak Layak Huni Tahun 2025

Kepala Dinkes Kota Semarang M. Abdul Hakam mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan panitia penyelenggara untuk menyediakan fasilitas air minum isi ulang di setiap venueperlombaan.

Bacaan Lainnya

“Cuaca Semarang ini kan memang panasnya luar biasa, berbeda dengan kondisi beberapa daerah asal kafilah. Karena itu, kami menyampaikan kepada panitia untuk menyiapkan galon-galon air isi ulang di setiap venue supaya bisa dimanfaatkan langsung oleh para peserta,” ujar Hakam, Kamis, 10 September 2026.

BACA JUGA  Pemkot Semarang Bakal Perbanyak Event Seni Tahun Depan

Tidak hanya menyediakan pasokan air minum, Dinkes Semarang juga menerjunkan Tim Promosi Kesehatan (Promkes) yang bertugas memberikan panduan langsung kepada para peserta agar senantiasa menjaga kecukupan cairan tubuh selama beraktivitas.

Imbauan ini tidak hanya berlaku saat kompetisi berlangsung, tetapi juga ketika para kafilah memanfaatkan waktu luang untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata ikonik di Kota Semarang, seperti Kota Lama dan Lawang Sewu.

“Tim Promkes kami akan bergerak mengingatkan para peserta agar jangan sampai dehidrasi. Di tempat acara utama mungkin ruangannya dingin, tapi kalau mereka mau jalan-jalan ke Lawang Sewu atau Kota Lama, kami imbau bawa tumbler pribadi dan diisi ulang dulu sebelum berangkat,” tuturnya

Pos terkait