Selain penguatan kesejahteraan, Iswar berharap peringatan HAB ke-80 ini juga menjadi refleksi bagi Pemkot Semarang untuk terus membangun ekosistem sosial-keagamaan yang inklusif di Kota Semarang.
“Inilah esensi Hari Amal Bhakti: menghargai pengabdian, dan memastikan persaudaraan kita terus kokoh. Semoga semangat ini terus kita jaga sebagai fondasi pembangunan Kota Semarang,” tandasnya.


















