Dalam kesempatan yang sama, Prabowo “menyentil” ahli-ahli ekonomi yang disebut Presiden “menurunkan moril” bangsa Indonesia.
“Gak tahu ini, ada ahli-ahli ekonomi yang gak jelas dari mana itu. Selalu nurunkan moril, saya mau tanya: Kamu itu warga negara mana? Kita, kalau main bola, tim kita main, ayo-ayo kita suporter ya, mereka enggak, mereka selalu jelek-jelekin prestasi kita sendiri. Konsumsi rumah tangga tertinggi, gak ada yang komentar baik. Penerimaan pajak bulan ini konon kabarnya naik, tertinggi selama beberapa tahun,” kata Prabowo.
Walaupun demikian, Prabowo memilih tidak ambil pusing terhadap kelompok-kelompok yang mengganggu itu.
“Kita tidak ada masalah. Kita bekerja dan kita buktikan kepada rakyat. Kita diambang kebangkitan. BUMN yang selama sekian tahun tidak pernah untung. Dalam satu tahun pemerintahan kita, hasil BUMN naik 4 kali lipat, dari Rp89 triliun pada tahun 2024, naik 4 kalinya, dan ini akan naik terus, hanya dengan manajemen yang baik, hanya dengan kepemimpinan yang baik, hanya dengan semangat tidak mau mencuri dari rakyat dan bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Oleh karena itu, Presiden mengingatkan jajarannya beserta pimpinan BUMN untuk fokus bekerja dan menjaga integritas mereka sebagai pengelola kekayaan rakyat.
“Saya ingatkan siapapun di lembaga mana pun, terutama yang mengelola kekayaan rakyat: Saudara-saudara jagalah kehormatan, jagalah kepentingan dan keselamatan rakyat Indonesia. Kalau kau meneruskan praktik-praktik yang merugikan bangsa dan rakyat, pemerintah akan menggunakan segala kekuatan yang ada pada pemerintah tanpa ada pandang bulu,” kata Presiden kepada para pejabat negara dan pimpinan BUMN. ***


















