- Konstitusi kita mengenal tiga pemain: korporasi, BUMN, dan koperasi untuk menghasilkan solidaritas. Dalam praktiknya koperasi hanya menemukan tetesan CSR dari korporasi
MATASEMARANG.COM – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung menyebut penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) membutuhkan dukungan negara. Tujuannya, agar koperasi memiliki fondasi yang kuat sebagai gerakan ekonomi masyarakat.
Menurut Rocky dikutip dari keterangan pers di Jakarta, Selasa, dukungan tersebut diperlukan agar KDKMP tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi berkembang sebagai gerakan ekonomi yang mampu memberdayakan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Ia mengatakan koperasi memiliki kedudukan sebagai salah satu pilar perekonomian nasional bersama korporasi dan badan usaha milik negara (BUMN). Namun, menurut dia, koperasi selama ini belum memperoleh penguatan yang sebanding.
“Konstitusi kita mengenal tiga player, korporasi, BUMN, dan koperasi untuk menghasilkan solidaritas. Dalam praktiknya koperasi hanya menemukan tetesan CSR dari korporasi,” ujarnya dalam Diskusi Publik Pra Kongres Nasional Syarikat Islam di Jakarta, Senin (5/10).
Rocky menilai pengembangan KDKMP yang didorong pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan bagian dari transformasi ekonomi untuk memperkuat peran ekonomi masyarakat.
Ia menambahkan berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan KDKMP tidak semestinya menjadi alasan untuk menghentikan pengembangan koperasi.
Ia juga menuturkan bahwa koperasi tidak seharusnya diukur dari pembentukan lembaga atau fisik bangunannya, melainkan dari kemampuannya menjawab kebutuhan masyarakat.
Rocky menyampaikan bahwa koperasi menjadi lembaga ekonomi rakyat yang telah diamanatkan di dalam Undang-Undang Dasar 1945 sehingga mutlak untuk terus dijalankan. Menurut dia, kekuatan koperasi justru terletak pada gerakannya yang tumbuh dari kebutuhan masyarakat.


















