MATASEMARANG.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS makin loyo. Pada Selasa pagi, 5 Mei 2026, rupiah bergerak melemah 11 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.405 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.394 per dolar AS.
Pelemahan rupiah yang kian menjauh dari kurs Rp17.000 terhadap dolar AS ini memperpanjang tren menurunnya nilai tukar.
Menurut catatan, terakhir kali kurs rupiah berada di bawah Rp17.000 sekitar awal April 2026, tepatnya pada 8 April 2026. Kala itu kurs berada di kisaran Rp16.985–Rp16.996 per dolar AS.
Namun, setelah itu dolar AS terus menguat dengan, perlahan namun pasti dan tidak kembali mendekati kurs psikologis di bawah Rp17.000.
Pada hari Selasa pagi ini Antara melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 3,38 poin atau 0,05 persen ke posisi 6.968,57.
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,80 poin atau 0,12 persen ke posisi 673,76. ***


















