Industri Garmen Semarang Tembus Pasar Amerika Serikat

Menteri Bappenas Rachmat Pambudy (kanan) saat berbincang dengan Bupati Semarang Ngesti Nugraha di pabrik PT ISG, Rabu 29 April 2026 (foto: Pemkab Semarang)
Menteri Bappenas Rachmat Pambudy (kanan) saat berbincang dengan Bupati Semarang Ngesti Nugraha di pabrik PT ISG, Rabu 29 April 2026 (foto: Pemkab Semarang)

MATASEMARANG.COM – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy melepas ekspor produk garmen PT Inti Sukses Garmindo (ISG) ke Amerika Serikat pada Rabu 29 April 2026.

Acara berlangsung di kompleks pabrik Hardjosari, Bawen ditandai dengan pemotongan untaian melati di depan truk kontainer dan pemecahan kendi berisi air sebagai simbol keberangkatan.

Ekspor kali ini mencatat pengiriman 22.395 potong produk garmen ke pasar AS.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Cuaca Semarang 24 November 2025: Sejuk, Hujan Ringan hingga Sore Hari

Menteri Rachmat menegaskan bahwa ekspor ini menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Jawa Tengah.

“Industri garmen kita harus tambah bagus. Kalau insentif fiskal dari Kementerian Keuangan dan Menko Perekonomian pasti akan ada arahan ke sana,” terangnya.

Di hadapan ratusan pekerja PT ISG, ia juga mengingatkan manajemen untuk memperhatikan kesejahteraan karyawan.

“Perhatikan kesehatan pekerja. Tadi ada pekerja wanita yang sedang hamil agar ada perhatian khusus. Jika produktivitas mereka bagus, jangan ragu untuk menaikkan gaji,” ujarnya.

BACA JUGA  Indomaret Tak Gentar Hadapi 80 Ribu Koperasi Desa

Direktur Marketing PT ISG Henry Leo Putra menjelaskan bahwa ekspor ke pasar luar negeri dilakukan rutin setiap bulan dengan total produksi mencapai sekitar satu juta potong per tahun.

“Ekspor tidak terpengaruh adanya konflik Timur Tengah yang melibatkan AS, hanya penyesuaian tarif saja,” pungkasnya.

Pos terkait