Antisipasi Peralihan ke BBM Subsidi, Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup

MATASEMARANG.COM – Lonjakan harga BBM nonsubsidi seri Pertamax diperkirakan memicu banyak pemilik kendaraan bermotor beralih ke Pertalite yang harganya Rp10.000/liter.

Migrasi jenis BBM bersubsidi itu akan diikuti dengan kenaikan permintaan Pertalite. Harga Pertamax RON 92 saja saat ini Rp16.250/liter.

Kendati demikiam, PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite bagi masyarakat dalam kondisi cukup dan tersedia di seluruh Indonesia.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Stok BBM Jateng Cukup untuk 20 Hari ke Depan

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan distribusi Pertalite di seluruh jaringan SPBU berjalan normal sesuai penugasan pemerintah dengan dukungan sistem logistik dan infrastruktur yang terintegrasi untuk menjaga pasokan di Tanah Air.

Pihaknya terus mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok energi melalui dukungan infrastruktur terminal BBM, lembaga penyalur dan penyimpanan, armada distribusi, serta sistem monitoring yang terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

BACA JUGA  Pertamina Tambah 1,1 Juta Tabung LPG 3 Kg Jelang Ramadan di Jateng-DIY

“Selain memastikan stok Pertalite dalam kondisi tersedia dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan normal, Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara realtime terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Roberth.

Dengan dukungan jaringan infrastruktur energi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, Pertamina dapat menjaga keandalan pasokan dan melakukan respons cepat apabila diperlukan penambahan pasokan di wilayah tertentu.

Pos terkait