Prabowo: Banyak Negara Belajar MBG dari Indonesia

MATASEMARANG.COM – Presiden Prabowo Subianto menyebut hingga saat ini banyak negara belajar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Indonesia.

Menurut Prabowo, negara-negara itu menilai pemerintah Indonesia–melalui kebijakan tersebut–mampu melayani lebih dari 60 juta penerima manfaat secara rutin.

​”Banyak negara, sekarang belajar MBG ke kita. Karena, di mana ada negara, bisa memberi makan lebih 60 juta orang, lima kali seminggu? Dari ibu hamil hingga lansia yang tidak berdaya, kita antar makanannya,” kata Presiden Prabowo dalam sambutan di acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi di Cilacap Jawa Tengah melalui siaran YouTube Sekretariat Kabinet di Jakarta, Rabu.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Menko PM: Banyak Pesantren Palsu, Rusak Citra Ponpes

​Prabowo menjelaskan bahwa MBG berfungsi sebagai mesin penggerak ekonomi baru dan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tingkat desa, pemerintah berperan sebagai pembeli siaga (offtaker) untuk menyerap hasil panen petani dan nelayan.

​Sistem ini diklaim mampu memutus ketergantungan pada tengkulak dan menjaga stabilitas harga saat panen raya, sehingga para produsen pangan lokal mendapatkan jaminan pasar yang pasti.

​Dari sisi ketenagakerjaan, kata Presiden, program ini diproyeksikan membuka lapangan kerja massal.

BACA JUGA  Tak Hanya Catat Pernikahan, KUA Kini Punya 9 Fungsi dan 48 Jenis Layanan

Pemerintah menargetkan pembangunan 30.000 dapur MBG yang diperkirakan menyerap 1,5 juta tenaga kerja, serta pengaktifan 81.000 Koperasi Merah Putih yang diproyeksikan mempekerjakan 1,4 juta orang di sektor logistik.

​Terkait pembiayaan, Presiden menekankan bahwa anggaran besar untuk program ini merupakan hasil dari langkah efisiensi pemerintah dalam menekan kebocoran dana akibat korupsi.

Pos terkait