Kata “Bromo” Dihapus, Kini Bernama KA Argo Anggrek

MATASEMARANG.COM – Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek yang pada 27 April 2026 menyeruduk KRL di Stasiun Bekasi Timur kemudian pada 1 Mei 2026 menyambar mobil di perlintasan rel di Grobogan, kini beralih nama. Kata “Bromo” dihapus sehingga lebih singkat menjadi KA Argo Anggrek.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyederhanakan nama KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek, pada 9 Mei 2026, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada penumpang.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan perubahan nama ini tidak memengaruhi operasional perjalanan maupun hak penumpang.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Perlintasan Sebidang Madukoro Kota Semarang Kini Dilengkapi Panic Button

“Penyederhanaan nama ini tidak memengaruhi operasional perjalanan. Jadwal, rute, hingga kelas pelayanan tetap sama. Pelanggan tetap memperoleh layanan dengan standar yang telah ditetapkan,” kata Franoto di Jakarta, Selasa.

Tiket yang telah dibeli tetap berlaku dan dapat digunakan sebagaimana mestinya sesuai jadwal dan kelas pelayanan yang dipilih.

“Pelanggan tetap mendapatkan layanan yang sama seperti sebelumnya,” ujarnya.

Di sisi lain, KAI telah melakukan penyesuaian pada berbagai aspek pendukung, termasuk sistem ticketing, media informasi, serta alat peraga di lapangan guna memastikan transisi berjalan lancar dan tidak menimbulkan kebingungan bagi pelanggan.

BACA JUGA  Rel Jalur Stasiun Tawang--Alastua Terendam Banjir

“Kami berharap dengan identitas yang lebih sederhana, layanan ini makin dekat dengan masyarakat dan tetap menjadi pilihan utama transportasi yang aman, nyaman, dan terpercaya,” kata Franoto. [Ant]

Pos terkait