Stasiun Semarang Tawang Hadirkan “Live Music” hingga “Playground”

Area Playground di Stasiun Semarang Tawang. (matasemarang.com/Lia Dina)
Area Playground di Stasiun Semarang Tawang. (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Perjalanan menggunakan kereta api memang menjadi pilihan banyak orang karena ketepatan waktunya. Namun terkadang saat menunggu kereta tiba, penumpang bisa saja merasa bosan di dalam area stasiun, apalagi bagi mereka yang membawa balita.

Sebuah inovasi diberikan KAI Daop 4 Semarang bagi para penumpang dnegan menghadirkan live music dan area playground di area Stasiun Semarang Tawang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan guna mewujudkan keamanan dan kenyamanan bagi para penumpang pihaknya berupaya mengoptimalkan fasilitas pendukung berupa hiburan musik dan area bermain anak.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Wapres Gibran Pastikan Layanan Transportasi Kereta Api Berjalan Optimal

“Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya KAI Daop 4 Semarang dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang menyenangkan sejak pelanggan pertama kali tiba di stasiun,” kata Luqman, Jumat, 2 Januari 2025.

Musik yang dihadirkan di Stasiun Semarang Tawang telah eksis sejak 2010 sebagai bagian dari layanan berkelanjutan KAI Daop 4 Semarang dalam menciptakan suasana stasiun yang nyaman dan bersahabat bagi pelanggan.

Luqman mengatakan genre musik yang dihadirkan didominasi oleh alunan musik keroncong yang memiliki keterkaitan erat dengan kebudayaan Kota Semarang serta nuansa historis Stasiun Semarang Tawang.

BACA JUGA  Kemiskinan di Kota Semarang Ditargetkan Turun Jadi 2,9 Persen Tahun 2030

“Pemilihan musik keroncong dengan karakter lembut dan tempo yang tenang diharapkan menciptakan suasana yang rileks dan menenangkan, khususnya di tengah meningkatnya kepadatan aktivitas penumpang selama libur akhir tahun,” kata dia.

Selain sebagai hiburan, kehadiran musik keroncong juga memperkuat identitas Stasiun Semarang Tawang sebagai ruang publik bersejarah yang berfungsi tidak hanya sebagai titik transit transportasi, tetapi juga sebagai ruang bersama yang memiliki karakter budaya dan atmosfer tersendiri.

Pos terkait