Unpad Nonaktifkan Profesor yang Diduga Lecehkan Mahasiswi

Ilustrasi pelecehan
Ilustrasi pelecehan

MATASEMARANG.COM – Universitas Padjadjaran (Unpad) menonaktifkan sementara seorang profesor yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual terhadap mahasiswi asing yang menjalani pertukaran mahasiswa.

Rektor Unpad Prof Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menegaskan kampus tidak menoleransi segala bentuk kekerasan seksual serta akan menindaklanjuti setiap laporan secara serius sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setelah menerima laporan secara lengkap, pada hari yang sama Unpad segera mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan. Unpad akan konsisten melakukan proses pembuktian dan penindakan kekerasan sesuai dengan perundang-undangan, serta memprioritaskan kepentingan dan keselamatan korban,” ujarnya di Sumedang, Kamis.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Target Rahmad Darmawan di Piala Presiden 2025 Bersama Liga Indonesia All Star

Menurut dia, langkah tersebut dilakukan setelah pihak kampus menerima laporan lengkap terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan salah satu guru besar tersebut.

Selain menonaktifkan dosen tersebut, Unpad juga membentuk tim investigasi untuk melakukan penelusuran secara objektif dan menyeluruh yang melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) serta unsur Senat Fakultas.

Ia mengatakan bahwa kampus tetap mengedepankan kehati-hatian dalam proses pembuktian agar tidak menimbulkan keputusan yang keliru, meskipun keberpihakan tetap diberikan kepada korban.

BACA JUGA  Pebalap Veda Ega Juara di Sirkuit Mugello Italia

Ia menegaskan apabila dalam proses investigasi terbukti terjadi pelanggaran, Unpad akan menjatuhkan sanksi sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Pos terkait