Peraturan yang dipakai pada MLSC merupakan peraturan khusus pertandingan yang disesuaikan dengan Peraturan Umum PSSI untuk pengembangan usia dini.
Format pertandingan yang digunakan dalam MilkLife Soccer Challenge di setiap kategori usia adalah 7 vs 7. Tak hanya turnamen, MilkLife Soccer Challenge 2025 – 2026 juga menyelenggarakan Festival SenengSoccer untuk KU 8.
Festival ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa gembira dan menyukai permainan sepak bola dengan menyasar usia yang lebih dini (6 – 8 tahun). Pada Semarang Seri 2 2025 – 2026, festival ini diikuti oleh 97 peserta dari 20 SD dan MI.
MilkLife Soccer Challenge juga menghadirkan Skill Challenge sebagai bagian dari rangkaian kompetisi. Skill Challenge menjadi elemen penting dalam MilkLife Soccer Challenge yang wajib diikuti oleh seluruh tim terdaftar.
Kompetisi ini terdiri dari lima gim dengan jadwal yang telah disusun secara terstruktur dan mempertimbangkan kondisi pemain.
Skill Challenge yang meliputi lima uji ketangkasan mulai dari 1 on 1, penalty shoot, dribbling, passing control, dan shoot on target.
Sama seperti perhelatan tahun sebelumnya, muara setelah diselenggarakan dua seri di 10 kota akan bergulir MilkLife Soccer Challenge All Stars, yang mempertemukan talenta-talenta terbaik hasil kurasi sepanjang turnamen bergulir.


















