MATASEMARANG.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan energi di wilayah Jepara, Kudus, dan Pati tetap terkendali meski banjir melumpuhkan sejumlah jalur distribusi utama.
Sejumlah titik yang tergenang, seperti Trengguli (Demak), Kaligawe dan Pengapon (Semarang), hingga jalur lintas Kudus–Jepara–Juwono, membuat distribusi BBM dan LPG harus diatur ulang.
Pertamina pun mengambil langkah cepat dengan mengalihkan suplai melalui jalur alternatif Grobogan–Mranggen serta menjadwalkan distribusi pada dini hari untuk menghindari kemacetan.
“Pasokan BBM dan LPG tetap aman. Kami melakukan pengaturan distribusi dini hari dan perubahan jalur suplai agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” jelas Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan dikutip Senin 19 Januari 2026.
Selain itu, Pertamina menambah pasokan LPG 3 Kg untuk wilayah terdampak banjir:
- Jepara: 33.600 tabung
- Kudus: 29.080 tabung
- Pati: 37.520 tabung
Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen dan mencegah kelangkaan yang berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Sementara itu, beberapa SPBU di Kudus yang terdampak banjir ditutup sementara sesuai prosedur keselamatan, di antaranya SPBU Bacin, Pantura Demak–Kudus, dan perbatasan Kudus–Demak.
Pertamina mengarahkan konsumen ke SPBU terdekat yang masih beroperasi, seperti SPBU Matahari (Jalan Ahmad Yani), Prambatan (Jalan Kudus–Jepara), Hadipolo (Jalan Kudus–Pati), dan Rendeng (Jalan Sudirman).


















