- Tim Pengabdian kepada Masyarakat Polines memasang sistem penerangan jalan berbasis energi surya di Pesantren Lansia Raden Rahmat, Banyubiru, Kabupaten Semarang
- Penerapan teknologi ramah lingkungan ini ditujukan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan mobilitas malam hari bagi para santri lansia
MATASEMARANG.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Politeknik Negeri Semarang (Polines) mengimplementasikan teknologi penerangan jalan berbasis energi surya di lingkungan Pesantren Lansia Raden Rahmat, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.
Program kemaslahatan sosial dan lingkungan ini dipimpin oleh Ir. Mulyono, M.T. sebagai ketua tim, dengan didukung oleh sepuluh dosen anggota (Supriyo, S.T., M.T., Anis Roihatin, S.T., M.T., Prof. Dr. Ir. Dwiana Hendrawati, S.T., M.T., Ir. Nur Fatowil Aulia, S.T., M.T., Sahid, S.T., M.T., Erwan Tri Efendi, S.T., M.T., Luqman Al Huda, S.T., M.Eng., Hutomo Jiwo Satrio, S.Tr., M.T., Savitri Ramadhani, S.Pd., M.T., dan Adhi Brahmantya Herdhani, S.T., M.T.) serta melibatkan dua mahasiswa.
Pesantren Lansia Raden Rahmat selama ini dikenal sebagai lembaga sosial-keagamaan yang berfokus pada pembinaan spiritual serta peningkatan kualitas hidup warga lanjut usia di Kabupaten Semarang.
Kendati demikian, lingkungan pesantren yang luas sempat menghadapi kendala berupa minimnya fasilitas penerangan di area jalan penghubung antarbangunan dan halaman terbuka pada malam hari.
Kondisi tersebut dinilai kurang nyaman serta berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi para santri lansia yang memiliki keterbatasan mobilitas fisik.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian Polines merancang dan memasang sistem penerangan mandiri yang memanfaatkan panel surya (solar cell), baterai penyimpan daya, serta lampu LED efisien tanpa bergantung pada pasokan listrik PLN.

















