“Kecepatan angin maksimum siklon tropis Bakung diprediksi menurun menjadi kategori satu dan bergerak ke arah timur, menjauhi wilayah Indonesia,” katanya.
Sementara bibit siklon tropis 93S, kata dia, terpantau di posisi sekitar 12,1 derajat lintang selatan dan 113,2 derajat bujur timur dengan kecepatan angin maksimum sekitar 20 knot dan tekanan udara minimum 1004 hPa.
BMKG memprakirakan bibit siklon tersebut memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
“Meskipun demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi di wilayah perairan selatan Jawa pada akhir pekan ini,” kata Teguh. ***


















