MATASEMARANG.COM – Konstelasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 di Kabupaten Pemalang mulai memasuki tahapan krusial, termasuk di Desa Bodeh, Kecamatan Bodeh.
Berdasarkan data panitia pemilihan tingkat desa, kontestasi Pilkades Bodeh tahun ini secara resmi diikuti oleh dua orang calon kepala desa yang akan memperebutkan suara warga setempat.
Pemungutan suara Pilkades serentak di Kabupaten Pemalang tersebut dijadwalkan bakal berlangsung pada Senin, 9 November 2026 mendatang.
Dalam perhelatan politik tingkat desa kali ini, sebanyak 1.300-an warga yang terdaftar sebagai pemilih memiliki hak suara untuk menentukan arah kepemimpinan Desa Bodeh selama enam tahun ke depan.
Salah satu kontestan yang resmi menetapkan langkah politiknya dalam bursa pemilihan kepala desa tersebut adalah Much. Irfan Djunadi.
Pria kelahiran Bodeh, 23 Januari 1979 tersebut melangkah ke gelanggang Pilkades Bodeh 2026 dengan mengantongi nomor urut 1.
Keikutsertaan Irfan pada kontestasi tahun ini menjadi momentum keduanya setelah sebelumnya sempat maju sebagai calon kepala desa pada tahun 2006 silam sewaktu berusia 25 tahun.
Pada Pilkades Bodeh 2026, Irfan yang merupakan putra daerah asli kelahiran Bodeh bersaing langsung melawan kandidat petahana yang menjabat pada periode sebelumnya.
Dalam penyampaian pandangannya, Irfan menilai pembangunan dan tata kelola di Desa Bodeh memerlukan pembenahan serta akselerasi agar mampu menyamai perkembangan desa-desa sekitar.
“Sekarang saatnya Desa Bodeh ini ada perubahan yang nyata,” tegas Calon Kepala Desa Bodeh Nomor Urut 1, Much. Irfan Djunadi, saat memaparkan alasannya kembali maju dalam kontestasi politik desa.

















