Nena mengatakan tanda bahwa seseorang sudah terlalu bergantung secara emosional dengan AI, salah satunya tidak lagi mau melakukan relasi dengan manusia lainnya hingga menghabiskan banyak waktu dengan ponselnya.
“Sering mengecek handphone, hal yang sedetail-detailnya pun dia tanyakan pada AI, kemudian dia juga menutup diri dengan orang lain, jadi biasanya akan bersikap antisosial,” ucap Nena.
Lebih lanjut, Nena menyarankan ketika seseorang merasa kesepian atau tidak memiliki teman untuk curhat bisa mencari dukungan berkonsultasi langsung dengan konselor, tenaga kesehatan mental seperti psikolog, psikiater.
“Dan jika merasa tidak punya teman untuk curhat atau merasa tidak ada yang memahami yang dilakukan adalah lebih baik journaling atau mungkin bisa dengan orang-orang terdekat yang mungkin tidak perlu banyak, tapi cukup 1-2 orang yang dia bisa percaya,” tutur Nena.


















