Jangan Biarkan Anak di Bawah 2 Tahun Nonton Konten di HP

MATASEMARANG.COM – Layar telepon pintar memang menjanjikan beragam konten yang memikat anak, termasuk bocah di bawah 2 tahun.

Kita sering menyaksikan anak di bawah 2 tahun yang anteng ketika orang tuanya menyediakan gadget di hadapan sang buah hati. Bocah terlihat asyik menikmati tayangan di HP.

Namun, di balik sihir konten di gawai tersebut, ada risiko besar bagi tumbuh kembang anak di bawah 2 tahun yang terpapar tayangan dari gawai.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Hyundai Creta Terbaru Diluncurkan, Harganya?

Oleh karena itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua menerapkan zero screen time atau tanpa paparan layar pada anak berusia di bawah 2 tahun demi mencegah gangguan tumbuh kembang.

Ketua Umum PP IDAI Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A., Subsp.Kardio(K) mengatakan paparan gawai sejak usia dini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan perkembangan pada anak.

Menurut dia, penggunaan gawai yang berlebihan tidak hanya berkaitan dengan berkurangnya aktivitas fisik anak, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial.
Ia mengatakan tren penggunaan gawai pada anak usia dini menjadi salah satu faktor yang turut berkontribusi terhadap munculnya berbagai masalah perkembangan.

BACA JUGA  Tips Agar Anak dan Lansia Tetap Sehat Saat Pancaroba Tiba

“Selain penyakit metabolik, ada juga gangguan perkembangan seperti keterlambatan bicara atau speech delay hingga virtual autism,” ujarnya, Minggu, dikutip Antara.

Sebagian orang tua masih mengandalkan gawai untuk menenangkan anak saat beraktivitas sehingga penggunaan perangkat elektronik menjadi semakin sulit dikendalikan.

“Orang tua sering kali senang anaknya anteng melihat gadget agar mereka bisa asyik sendiri dengan media sosial. Padahal itu bisa menyebabkan gangguan perkembangan serius,” katanya. ***

Pos terkait