MATASEMARANG.COM – Minum air kepala di tengah cuaca panas memang nikmat. Apalagi bila diminum dalam kondisi dingin.
Selama ini ada anggapan minum air kelapa lebih menyehatkan dibanding air mineral untuk menjaga hidrasi tubuh? Benarkah demikian?
Ahli gizi Dr. dr. Tan Shot Yen menyatakan minum air kelapa pada cuaca panas bukan merupakan keharusan atau dianggap lebih baik daripada menenggak air mineral.
“Boleh aja, tapi enggak wajib,” ujarnya.
Menurut dia, air kelapa dapat dikonsumsi apabila tersedia, namun bukan merupakan keharusan. Ia juga mengingatkan agar air kelapa dikonsumsi tanpa tambahan gula.
“Bukan keharusan. Kalau ada dan tersedia silakan saja, tanpa imbuhan gula,” katanya.
Saat ditanya mengenai air kelapa yang ditambah gula, Tan menilai minuman tersebut tidak lagi menjadi pilihan yang sehat.
“Ya enggak sehat lagi dong,” ujarnya.
Ahli gizi yang gemar mengedukasi masyarakat lewat media sosial itu menambahkan, air mineral tetap menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh sehari-hari.
“Air mineral,” katanya saat ditanya apakah air putih tetap lebih baik untuk menjaga hidrasi tubuh.
Ia mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi hidrasi tubuh saat cuaca panas, salah satunya dengan memantau warna urine, alih-alih hanya berpatokan pada anjuran minum sekitar dua liter air per hari.
Belakangan ini, cuaca panas masih dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi tersebut dapat membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.


















