Dari Birokrasi ke FYP, Kemenpar Ajak ASN Jadi “Content Creator”

ilustrasi media sosial (pixabay/ KNFind)
ilustrasi media sosial (pixabay/ KNFind)

MATASEMARANG.COM – Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Firnandi Gufron menekankan pentingnya pengelolaan media sosial yang adaptif, kreatif, dan berbasis audiens dalam membangun kepercayaan publik.

Hal tersebut disampaikan dalam Seri Webinar #157 Dewan Pengurus KORPRI Nasional bertajuk “ASN Content Creators Academy: Dari Birokrasi ke FYP, Bangun Kepercayaan Publik Lewat Medsos”, Kamis 30 April 2026.

Menurut Firnandi, konten yang efektif harus disesuaikan dengan karakteristik masing-masing platform serta kebutuhan audiens. Format ideal mencakup tiga unsur utama: hook, isi, dan call to action (CTA).

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Djoko Setijowarno: ASN Perlu Diwajibkan Pakai BRT Trans Semarang, Wali Kota Bisa Beri Contoh

“Konten harus relevan, konsisten, dan memiliki persona yang kuat. Pemanfaatan user generated content juga penting karena testimoni pengguna lebih dipercaya,” ujarnya.

Ia menekankan konsistensi unggahan dan interaksi aktif dengan audiens, termasuk membalas komentar dan mengikuti tren.

Firnandi juga membagikan cheat sheet strategi praktis bagi ASN, seperti memisahkan tujuan akun institusi dan promosi, memahami karakter audiens lewat data, serta memperkuat konten visual autentik berupa foto dan video.

Selain itu, branding konsisten dan penggunaan hashtag menjadi kunci agar pesan tetap terarah. Kolaborasi dengan kreator lokal maupun komunitas juga dinilai efektif dalam memperkuat kepercayaan publik.

BACA JUGA  Bank Jateng Slawi Dukung Kesejahteraan ASN Tegal lewat KPR FLPP Bersubsidi

Firnandi menegaskan bahwa pengambilan keputusan dalam pengelolaan media sosial harus berbasis data.

Evaluasi rutin melalui analitik seperti jangkauan, interaksi, dan sentimen publik menjadi dasar langkah selanjutnya.

Pos terkait