- Durian Padel fasilitasi pecinta olahraga padel di Semarang atas khususnya kawasan Tembalang dan Banyumanik dengan lapangan bersertifikasi internasional
- Durian Padel tawarkan harga terjangkau di bawah Rp150 ribu sekali datang
MATASEMARANG.COM – Olahraga padel kini semakin memikat masyarakat Indonesia, tak terkecuali di Kota Semarang. Menangkap peluang serta antusiasme yang kian melesat, Durian Padel resmi hadir di kawasan Tembalang, tepatnya di Jalan Durian Utara III Pedalangan Kecamatan Banyumanik, tak jauh dari kampus Universitas Diponegoro (Undip).
Menariknya, fasilitas ini tidak sekadar menawarkan area olahraga, melainkan dirancang sebagai tempat kumpul (basecamp) yang nyaman bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
Pendiri Durian Padel Herrias Yusmawan mengungkapkan bahwa lahan yang kini menjadi fasilitas olahraga tersebut awalnya direncanakan untuk pemukiman atau indekos.
Namun, melihat pesatnya tren padel di Semarang yang belum terakomodasi di kawasan Banyumanik dan Tembalang, ia membulatkan tekad untuk mengambil peluang tersebut.
“Dulu memang tanah kosong, awalnya mau bikin kos-kosan. Tapi seiring berjalannya waktu, antusiasme olahraga padel ini meningkat pesat. Daerah Tembalang dan sekitarnya belum ada fasilitas padel, jadi kami tangkap momentum ini agar masyarakat sekitar bisa menikmati padel tanpa harus jauh-jauh,” kata Hengki, sapaan akrabnya, disela-sela Grand Opening Durian Padel, Minggu 23 Agustus 2026.
Kualitas Berstandar Internasional dan Konsep “Small Blok M”
Durian Padel dibangun dalam kurun waktu sekitar 7 bulan dengan memperhatikan spesifikasi standar kualitas. Fasilitas ini dilengkapi dengan tiga court (lapangan) yang menggunakan karpet tebal tersertifikasi dari Spanyol untuk memastikan pantulan bola yang ideal, kaca panoramic berdaya tahan tinggi, serta peredam suara khusus agar tidak mengganggu pemukiman warga sekitar.


















