- Pada 17 Oktober 2015, pada malam yang nahas dalam duel melawan Terrel Williams di Fairfax, Virginia, hidup Prichard berubah selamanya. Ia mendapat pukulan keras dan ilegal di bagian belakang kepala yang menyebabkan pendarahan otak dan kerusakan neurologis permanen
MATASEMARANG.COM – World Boxing Council (WBC) menyatakan berduka usai kehilangan petinju berbakat kelas welter (66,7 kg) Prichard Colon Melendez yang meninggal dunia setelah 11 tahun menderita cedera otak.
“Dengan berat hati dan kesedihan mendalam yang menyelimuti seluruh komunitas tinju internasional, WBC dan Presiden Mauricio Sulaiman berduka atas meninggalnya mantan petinju dan ikon keberanian, Prichard Colón Melendez,” demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat.
Lahir pada 19 September 1992, Prichard Colon muncul sebagai salah satu prospek paling cemerlang di tinju kawasan Karibia. Diberkahi dengan bakat teknik yang luar biasa, karisma yang melimpah, dan kekuatan yang dahsyat, petinju Puerto Rico itu menaklukkan berbagai kejuaraan amatir nasional dan meraih medali emas Pan Amerika Remaja sebelum beralih ke profesional.
Prichard membangun rekor mengesankan dengan 16 kemenangan dan 13 knockout (KO). Ia tidak hanya bertarung dengan keterampilan namun dengan keanggunan dan kebanggaan membawa bendera Puerto Rico ke puncak kejayaan.
Pada 17 Oktober 2015, di malam yang nahas pada duel melawan Terrel Williams di Fairfax, Virginia, hidup Prichard berubah selamanya setelah mendapat pukulan keras dan ilegal di bagian kepala belakang selama pertandingan yang menyebabkan pendarahan otak dan kerusakan neurologis permanen.
Meskipun takdir tiba-tiba merenggut kesempatannya untuk dinobatkan sebagai juara di dalam ring, Prichard segera memulai pertarungan terpenting dari semuanya yaitu pertarungan untuk bertahan hidup.
















