Harga Bitcoin Sempat Tembus Rp1,5 Miliar Lebih

Bitcoin
Bitcoin
  • Para investor tetap diminta waspada dan mengantisipasi dinamika ekonomi global serta kebijakan suku bunga yang dapat mempengaruhi arah pergerakan pasar selanjutnya

MATASEMARANG.COM – Harga Bitcoin (BTC) sempat mencapai 87.200 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp1.552.000 pada perdagangan awal pekan ini. Nilai setinggi ini sejak beberapa bulan terakhir itu dinilai mencerminkan pasar kripto yang kian optimis.

Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian menilai, penguatan Bitcoin kali ini didorong oleh beberapa faktor yang datang secara bersamaan, mulai dari masuknya dana institusional, membaiknya sentimen pasar, hingga perkembangan regulasi aset digital di AS.

BACA JUGA  Trump "Kejam" kepada RI, Tetap Kenakan Tarif 32 Persen

Data CoinMarketCap menunjukkan Bitcoin berhasil menembus angka 87.200 dolar AS, sebelum bergerak kembali di kisaran 85.000- 86.000 dolar AS pada Selasa (22/9).

Bacaan Lainnya

“Pergerakan Bitcoin kali ini tidak hanya didorong oleh satu faktor. Minat investor institusional kembali menguat, serta sentimen terhadap aset digital juga membaik,” ujar dia, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

BACA JUGA  Pasar Semawis Semarang Bakal Dihidupkan Kembali

Dari sisi makro, menurut dia, membaiknya selera risiko di pasar global juga turut memberikan dorongan positif. Penurunan harga minyak berpotensi meredakan tekanan inflasi, yang pada gilirannya memperkuat sentimen positif terhadap aset berisiko, seperti Bitcoin.

Meski demikian, Aloysia menambahkan para investor diimbau untuk tetap waspada dan mengantisipasi dinamika ekonomi global serta kebijakan suku bunga yang dapat mempengaruhi arah pergerakan pasar selanjutnya.

Dia mengingatkan bahwa momentum penguatan Bitcoin dapat menjadi kesempatan bagi investor untuk memahami dinamika pasar dengan lebih baik, bukan sekadar mengikuti pergerakan harga.

Pos terkait