Jonatan Christie membuka pertandingan dengan kekalahan 19-21, 14-21 dari Christo Popov. Alwi Farhan kemudian takluk 16-21, 19-21 dari Alex Lanier. Anthony Sinisuka Ginting yang tampil di partai ketiga juga harus mengakui keunggulan Toma Junior Popov melalui laga ketat 22-20, 15-21, 20-22.
Harapan Indonesia untuk memperpanjang napas pupus setelah pasangan ganda pertama Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani kembali gagal menyumbang poin usai kalah 19-21, 19-21 dari Eloi Adam/Leo Rossi.
Satu-satunya kemenangan Indonesia baru hadir di partai kelima melalui pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menundukkan Christo Popov/Toma Junior Popov dengan skor 21-18, 19-21, 21-11. Namun kemenangan tersebut tidak mengubah nasib Indonesia di turnamen ini.
Hasil di Horsens ini menjadi pukulan besar bagi tradisi panjang Indonesia di ajang beregu putra paling bergengsi tersebut, sekaligus membuka catatan evaluasi serius bagi sektor bulu tangkis nasional.
Putri Indonesia Melaju
Berbeda dengan Tim Uber Indonesia sukses menjadi juara Grup C sekaligus melaju ke babak perempat final.
Status juara grup diraih setelah pada partai ketiga, Indonesia sukses menekuk Taiwan 3-2 melalui pertarungan alot. [Ant]


















