Kampung Pelangi Dicat Ulang, Kali Semarang Dibersihkan

Bersih-Bersih Kali Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)
Bersih-Bersih Kali Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim), BBWS Pemali Juana, KNPI Kota Semarang dan warga kampung pelangi melakukan bersih-bersih Sungai Semarang dan pengecatan ulang Kampung Pelangi yang terletak di Kelurahan Randusari Kecamatan Semarang Selatan pada Jumat 24 Oktober 2025.

Kepala DPU Kota Semarang Suwarto mengatakan kegiatan bersih-bersih kali dan pengecatan ulang ini dalam rangka peringatan Sumpah Pemuda, sehingga pihaknya mengajak pemuda untuk terlibat dalam merawat dan menjaga kebersihan kota.

BACA JUGA  Pemkot Semarang Kenalkan Kanal Aduan ke Sekolah lewat Lapor Semarang Goes to School

“Kami berinisiasi untuk menggerakkan para pemuda termasuk kita beberapa unsur baik itu apa dari unsur dinas maupun masyarakat kemudian unsur pemuda KNPI. Ini juga ada dari kecamatan, kelurahan kita ajak bergerak bersama untuk membersihkan dan melakukan pengecatan Kampung Pelangi yang dulu sempat viral,” kata Suwarto usai Apel di Taman Kasmaran.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Oknum Polisi Penganiaya Anak Kandung hingga Tewas Mulai Jalani Sidang di PN Semarang

Ia mengatakan kali Semarang yang berada di sepanjang Kelurahan Randusari ini atau tepat di depan Kampung Pelangi juga menjadi ikon Kota Semarang.

Sebab, ini bisa menjadi rangkai wisata Kota Semarang mulai dari Lawang Sewu hingga Kampung Pelangi yang jalannya menyusuri tepi Kali Semarang.

“Ini kan jadi destinasi wisata yang sejalur dari Lawang Sewu ke Kampung Pelangi makanya sungainya juga harus bersih agar wisatawan nyaman, kita juga cat ulang Kampung Pelangi agar bersinar lagi. Agar wisatawan domestik dan mancanegara bisa kembali datang kesini,” tuturnya.

BACA JUGA  Banyak Aduan, DPU Kota Semarang Tambal Lubang di Jalan Soekarno-Hatta dan Prof Hamka

Diakuinya, dengan rebranding Kampung Pelangi kembali menjadi cantik dan jadi jujugan wisata lagi, maka multiplier effect bisa dirasakan masyarakat setempat dan bisa berdampak positif pada perekonomian warga.

Pos terkait