MATASEMARANG.COM – Owner Biro Psikolog Tekan Bertumbuh Imatul Fatina Fitrianingrum menyebutkan bahaya gawai terhadap anak, salah satu masalah yang kini banyak ditemukan adalah keterlambatan bicara (speech delay).
Hal itu karena ketika terpapar gawai, anak cenderung mengurangi interaksi sosial dan komunikasi.
“Tingginya paparan gadget pada anak usia dini mengurangi interaksi sosial dan komunikasi langsung, sehingga berdampak pada perkembangan bahasa,” jelasnya dikutip dari laman resmi Pemkot Pekalongan, Selasa 2 Juni 2026.
Selain speech delay, gejala hiperaktivitas dan sulit konsentrasi juga perlu diwaspadai.
Menurut Imatul, tanda-tanda tersebut tidak boleh dianggap sepele karena bisa memengaruhi proses belajar dan perkembangan sosial anak di kemudian hari.
Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap tanda kekerasan yang sering luput dari perhatian.
Memar tanpa sebab jelas, anak yang tiba-tiba pendiam, murung, atau tantrum berlebihan bisa menjadi sinyal adanya masalah.
“Kedekatan emosional orang tua dengan anak adalah benteng utama melindungi dari pengaruh negatif maupun potensi kekerasan,” katanya.
Ia menambahkan, pola asuh yang selaras antara keluarga dan sekolah diperlukan agar anak mendapat pendampingan konsisten.
Imatul menekankan stimulasi sesuai usia anak agar perkembangan berjalan optimal. Jika ditemukan tanda gangguan, langkah terbaik adalah segera berkonsultasi dengan tenaga profesional seperti dokter atau psikolog.
Dengan deteksi dini, gangguan perkembangan maupun dampak kekerasan dapat dicegah sehingga anak tumbuh sehat, aman, dan optimal.


















