Di tengah kepanikan, dia sempat melihat beberapa penghuni lain yang masih berkumpul di area lantai 26 karena bingung mencari jalur evakuasi.
Dia kemudian berusaha mengecek unit-unit kamar tetangga sebelum turun.
”Aku sempat ketok-ketok kamar yang lain juga, tapi enggak ada orang, sepertinya sudah pada turun duluan,” kata Joy.
Dalam kondisi genting, Joy berusaha tetap tenang saat menuruni tangga. Ia memilih untuk berjalan cepat ketimbang berlari bersama adiknya demi menghindari risiko terjatuh.
”Jalan cepat saja, sih. Kalau lari kan tetap harus ingat keselamatan,” tutur Joy.
Setelah menempuh perjalanan panjang dari lantai 26 hingga ke lantai dasar, Joy dan adiknya berhasil keluar dengan selamat.
Namun, akibat menghirup asap selama proses evakuasi, ia mengaku sempat mengalami sesak napas.
“Masih agak sesak, sih, tadi sempat kehirup banyak kan dari lantai 26 sampai bawah, tapi sekarang sudah oke, sudah membaik,” ungkap Joy dari atas kursi roda dengan kondisi selang oksigen yang masih terpasang.
Pantauan ANTARA di lokasi hingga pukul 14.00 WIB, terdapat 87 orang yang sempat terjebak di dalam gedung yang terbakar itu, namun berhasil dievakuasi oleh petugas, sementara 20 orang lainnya masih berada dalam apartemen tersebut. ***


















