Pj. Sekda Kota Semarang selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Semarang Budi Prakosa menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan.
“Raihan juara umum ini menjadi bukti bahwa pembinaan LPTQ Kota Semarang berjalan secara sistematis, berkelanjutan, dan penuh dedikasi. Kami bangga pada seluruh peserta yang tampil dengan penuh percaya diri serta menunjukkan kualitas terbaiknya. Ke depan, LPTQ Kota Semarang akan terus memperkuat pola pembinaan, meningkatkan kualitas pelatih, dan memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi Qur’ani mereka,” ujar Budi.
Dominasi Prestasi di Berbagai Cabang Lomba
Gelar juara umum ini ditopang oleh segudang prestasi di berbagai cabang lomba. Hal ini menunjukkan pemerataan kualitas pembinaan di Kota Semarang.
Pada cabang Qiraat, Noura Khasna Syarifa berhasil menjadi yang terbaik dengan meraih gelar juara I Qiraat Mujawwad dewasa putri.
Sementara di cabang Hifzhul Qur’an, talenta muda Sulthon Ahmad Nidhom turut menyumbang medali emas dengan menjadi juara I hafalan 1 juz tilawah putra.
Dominasi Juga Terlihat di Cabang Tafsir Al-Qur’an dan Fahm Al-Qur’an
Sementara itu, pada Tafsir Bahasa Arab, Kota Semarang menyabet dua gelar sekaligus, Aisyah Az Zahra sebagai juara I putri, dan Abdul Aziz Rantisi berhasil meraih juara II putra.
Muhammad Abdul Faqih menambah daftar kemenangan dengan merebut juara II tafsir Bahasa Indonesia putra.
Capaian ini semakin lengkap dengan keberhasilan tim Fahm Al-Qur’an yang menyabet juara I putri dan juara II putra.
Tidak ketinggalan, pada cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), kontingen Kota Semarang menunjukkan prestasi cemerlang dalam literasi Qur’ani. Muhammad Hilmi Labibunnajah meraih juara I KTIQ putra, dan Aulia Ainis Lisa berhasil menempati posisi juara II KTIQ putri.


















