Mercusuar Willem III Semarang, Cahaya Abadi di Pesisir Jawa

Mercusuar Willem (foto: Kelurahan Tanjung Mas)
Mercusuar Willem (foto: Kelurahan Tanjung Mas)

Fondasinya yang kuat dan perawatan yang telaten dari para penjaga mercusuar (distrik navigasi) memastikan lampu di puncaknya tetap berputar setiap malam, memandu kapal-kapal besar masuk ke gerbang Jawa Tengah.

Bagi warga Semarang, Mercusuar Willem III adalah ikon yang tak tergantikan. Berikut adalah beberapa fakta uniknya:

  • Lampu Fresnel Original: Meski sistem penggeraknya telah dimodernisasi, lensa yang digunakan tetap mempertahankan prinsip optik klasik yang mampu memancarkan cahaya hingga puluhan mil laut.
  • Warna Putih Ikonik: Warna putihnya sengaja dipertahankan agar mudah terlihat di siang hari (sebagai daymark) kontras dengan birunya langit dan laut.
  • Cagar Budaya: Kini, bangunan ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya yang dilindungi berdasarkan Keputusan Wali Kota nomor 646/56/Tahun 1992, menjamin bahwa ia tidak akan dirobohkan oleh ekspansi pelabuhan.

BACA JUGA  Harga Cabai "Setan" Kian Pedas, Pemkot Semarang Segera Intervensi

Pos terkait