Namun, ia memastikan saat kondisi cuaca kembali normal, distribusi air akan kembali mengalir 24 jam.
“Penggiliran hanya terjadi saat hujan berturut-turut. Kami upayakan agar tidak berlangsung lama,” ketanya.
Sementara dari sisi kapasitas produksi, PDAM Tirta Moedal Semarang masih memiliki cadangan yang cukup besar. Yulianto menjelaskan saat ini idle capacity yang tersedia sekitar 500 liter per detik yang berasal dari beberapa sumber. Cadangan ini masih bisa berpotensi melayani 30–40 ribu pelanggan baru.
Ke depan, rencana pembangunan sumber baru juga disiapkan untuk memperkuat pasokan air.
“Untuk 5 tahun ke depan, kapasitas kami masih aman. Kami terus melakukan evaluasi dan menyiapkan proyek pengembangan agar produksi tidak tertinggal dari pertumbuhan pelanggan dan perkembangan Kota Semarang,” jelasnya. ***


















