Pada hari ketiga, peserta diajak mengenal kekayaan seni tradisional Sunda melalui kunjungan interaktif ke Saung Angklung Udjo.
Selain menyaksikan pertunjukan musik, para peserta berkesempatan belajar dan memainkan instrumen angklung secara bersama-sama dalam satu harmoni nada.
Direktur IRO Unsoed Dr. Agus Haryanto menjelaskan bahwa The Bandung Connection 2026 berfungsi sebagai ruang pembelajaran lintas budaya yang inklusif.
“Pengalaman mereka mengunjungi situs bersejarah, menikmati keindahan alam, dan berinteraksi dengan seni tradisional diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai identitas, sejarah, dan keberagaman budaya Indonesia,” terang Agus Haryanto, Kamis, 5 November 2026.
Melalui program ini, Unsoed menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman internasional yang tidak hanya memperkaya akademik, tetapi juga membangun persahabatan global.

















