Pohon Angsana Tumbang Timpa 2 Rumah di Pudakpayung

Sebuah pohon Angsana setinggi 10 meter tumbang dan menimpa dua rumah warga di wilayah Pudakpayung (foto: Polsek Banyumanik)
Sebuah pohon Angsana setinggi 10 meter tumbang dan menimpa dua rumah warga di wilayah Pudakpayung (foto: Polsek Banyumanik)

MATASEMARANG.COM – Sebuah pohon Angsana setinggi sekitar 10 meter tumbang dan menimpa dua rumah warga di wilayah Pucung RT 05 RW 08, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu 1 November 2025 petang tersebut membuat bagian atap dan teras rumah mengalami kerusakan cukup parah.

Dua rumah yang terdampak diketahui milik warga setempat bernama Prayogo dan Karyono.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Pegawai Bapenda Kota Semarang Gagal Piknik ke Luar Negeri Gara-gara Iuran Kebersamaan Sudah Habis

Mendapat laporan dari warga, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pudakpayung Aiptu Nurkholis bersama Lurah Pudakpayung, Kasi Trantib, perangkat kelurahan, Ketua RW 08, dan warga langsung mendatangi lokasi kejadian.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan BPBD Kota Semarang dan Disperkim Kota Semarang untuk melakukan penanganan dan pembersihan pohon tumbang.

“Kami bersama unsur kelurahan dan warga segera mendatangi lokasi untuk memastikan tidak ada korban jiwa dan membantu penanganan awal. Saat ini kondisi sudah aman, dan koordinasi dengan BPBD serta Disperkim terus dilakukan untuk pembersihan dan perbaikan,” ujar Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo.

BACA JUGA  Mahasiswa Ribut di Urban Futsal Berakhir Damai

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem disertai angin kencang.

“Kami mengingatkan warga untuk segera melaporkan bila ada pohon berpotensi tumbang atau membahayakan lingkungan sekitar, agar bisa segera ditangani bersama,” tambahnya.

Warga Semarang juga diminta untuk lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama keberadaan pohon besar yang berisiko tumbang saat hujan deras atau angin kencang.

Pos terkait