MATASEMARANG.COM – Guna menekan angka kecelakaan di perlintasan kereta api sebidang, KAI Daop 4 Semarang berupaya secara rutin melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
Hasilnya, berdasarkan data periode tahun 2025, angka kecelakaan di perlintasan sebidang di wilayah Daop 4 Semarang mengalami penurunan yang signifikan hingga 23 persen, yakni 20 kasus dibanding pada periode 2024 yakni ada 26 kasus.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan selama periode Tahun 2025 pihaknya telah melaksanakan berbagai program peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang.
“Salah satunya adalah sosialisasi keselamatan di lingkungan sekolah sebanyak 24 kali. Kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan pemahaman sejak dini kepada para pelajar terkait bahaya melintas sembarangan di jalur rel, mengingat anak-anak dan remaja menjadi salah satu kelompok yang rentan karena sering bermain atau melintas di area jalur kereta api tanpa pengawasan,” ujar Luqman, Sabtu 24 Januari 2026.
Pihaknya juga mengintensifkan sosialisasi langsung di perlintasan sebidang sebanyak 351 kali sepanjang Tahun 2025.
Kegiatan ini melibatkan petugas lapangan bersama TNI, Polri, Railfans dan kewilayahan setempat yang memberikan edukasi secara langsung kepada pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, mobil, serta pejalan kaki di perlintasan sebidang resmi maupun liar.
“Tujuannya agar masyarakat lebih patuh terhadap aturan berlalu lintas dan memahami prioritas perjalanan kereta api yang telah diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas,” jelasnya.


















