“Gencatan senjata (di Gaza) merupakan capaian yang riil terjadi. Kami memuji capaian ini dan untuk itu kami menegaskan kembali komitmen untuk berkontribusi mengirimkan prajurit kami dalam jumlah yang signifikan sebanyak 8.000, bahkan bisa lebih jika dibutuhkan,” kata Presiden Prabowo saat berbicara dalam KTT Board of Peace.
Sementara itu, Komandan ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers, yang berasal dari Angkatan Bersenjata AS, menyatakan proyeksi ke depan ada 20.000 tentara dan 12.000 polisi yang akan bertugas bersama ISF untuk memulihkan situasi pascaperang di Gaza.
Mayjen Jeffers menyebut Rafah, yang berada di wilayah selatan Gaza, dan berbatasan dengan Mesir, akan menjadi tujuan pertama ISF.
Sejauh ini, selain Indonesia, negara-negara lain yang akan mengerahkan tentaranya untuk bertugas bersama ISF, yaitu Kazakhstan, Albania, Maroko, dan Kosovo.
Sementara itu, Mesir dan Maroko juga akan mengerahkan polisinya untuk memberi pelatihan kepada polisi di Gaza, Palestina.
KTT Board of Peace, yang dipimpin oleh Presiden Trump, berlangsung selama kurang lebih 3 jam setelah seluruh perwakilan dari negara anggota, dan tokoh-tokoh kunci dari struktur inti BoP menyampaikan pandangan, serta memaparkan rencana mereka terkait pemulihan dan pembangunan kembali Jalur Gaza, Palestina. [Ant]














