“Bangsa ini gemar mencari kambing hitam, tetapi miskin keberanian untuk mengoreksi diri,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran perguruan tinggi agar tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman.
Ia berharap kampus mampu melahirkan gagasan besar yang aplikatif serta menjadikan ilmu pengetahuan sebagai alat koreksi sosial dan pendorong perubahan.
Sementara itu, dalam pidato ilmiahnya, Prof. Dossy mengangkat tema “Ide Normatif Partai Politik dalam Konteks Konstitusi dan Cita Demokrasi”.
Ia menegaskan bahwa partai politik seharusnya tidak hanya menjadi kendaraan kekuasaan, melainkan berfungsi menjaga konstitusi, merawat etika demokrasi, serta menyalurkan aspirasi publik secara berintegritas.
Ia menambahkan, gagasan itu harusnya menjadi refleksi atas kondisi praktik politik saat ini. [Ant]


















