MATASEMARANG.COM – Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasannya menemui dan memberikan secara langsung arahan-arahannya kepada 503 ketua DPRD se-Indonesia yang mengikuti kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Sabtu.
Presiden Prabowo dalam pengantar arahannya menilai pembekalan untuk ketua DPRD se-Indonesia hari ini merupakan acara yang penting sehingga Presiden meyakini dirinya harus memberikan arahan-arahan itu secara langsung.
“Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh ketua DPRD seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” kata Presiden Prabowo dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden yang dikonfirmasi dari Jakarta.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden kemudian menyebut para ketua DPRD se-Indonesia, kemudian para pejabat negara yang hadir dalam acara retret itu sebagai “patriot bangsa”. Oleh karena itu, Presiden menyebut ingin berbicara tidak hanya sebagai Kepala Negara, tetapi juga sebagai sesama anak bangsa.
“Sebagai anak bangsa, hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati, saya ingin bicara apa adanya,” kata Prabowo.
Oleh karena itu, selepas memberikan pengantar, Presiden Prabowo menginstruksikan sesi inti pembekalan berlangsung tertutup.
Dalam acara pembekalan itu, Presiden Prabowo lebih dulu mendengarkan laporan dari Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia TB. Ace Hasan Syadzily. Ace, yang mengenakan seragam loreng hijau khas seragam Komponen Cadangan (Komcad), menjelaskan kegiatan retret di Akmil merupakan kursus pemantapan pimpinan daerah (KPPD) yang merupakan agenda rutin Lemhannas.

















