Tingkatkan Indeks Konsumsi Ikan Melalui Lomba Mancing Bandeng

Lomba Mancing ikan bandeng (matasemarang.com/Lia Dina)
Lomba Mancing ikan bandeng (matasemarang.com/Lia Dina)

Dia mengatakan dengan adanya kegiatan memancing ini juga sejalan dengan arahan Wali Kota Semarang untuk meningkatkan indeks konsumsi ikan, dan memperkuat nama Kota Semarang sebagai daerah penghasil bandeng.

“Seperti arahan wali kota, bagaimana meningkatkan indeks konsumsi ikan di Kota Semarang. Salah satunya kemarin yang menjadi arahan adalah bagaimana Semarang bisa memberikan sebuah branding terkait dengan bandeng,” jelasnya.

Ketua Belanak Mania Indonesia (BMI) Rajino, mengatakan kegiatan tersebut digelar dalam rangka peringatan hari jadi BMI ke-2 dengan mengundang berbagai komunitas pemancing dari Semarang maupun luar daerah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Cuaca Semarang 12 Mei 2026: Waspadai Suhu Terik Siang Hari

“Kita hari ini mengadakan mancing bareng, di mana kita mengundang banyak komunitas dari sekitaran Semarang dan juga ada yang dari Grobogan, Salatiga, dan Jogja,” ujar Rajino.

Ia menyebut jumlah peserta terus bertambah hingga penutupan pendaftaran.

“Peserta update kemarin sore itu 499. Tapi pada praktiknya pada saat kita mau close tadi pagi itu sampai 532-an,” sebutnya.

Rajino menjelaskan sistem penilaian lomba menggunakan kategori ikan bandeng terberat dengan aturan yang telah ditetapkan panitia.

BACA JUGA  Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor Juga Jadi Sasaran Razia Operasi Patuh Candi 2025 di Semarang

“Untuk sistem kejuaraannya kita memakai ikan terberat. Ada kriteria yang sangat ketat, jadi tidak bisa sembarangan,” katanya.

Panitia juga telah menebar sekitar 1 ton 21 kilogram ikan bandeng sebelum perlombaan berlangsung.

“Untuk ikan kita kemarin tebar 1 ton 21 kilo. Kita real dan disaksikan teman-teman komunitas lain juga,” ujar Rajino.

Ke depan, BMI berharap tidak hanya dikenal sebagai komunitas memancing, tetapi juga mampu memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.

Pos terkait