TPA Jatibarang Terbakar Lagi akibat Gas Metan, Wali Kota Semarang Buka Suara

Screenshot

“Apapun itu, kita masih akan menanggung timbunan sampah ini sampai tahun 2028, ketika proses pengolahan sampahnya dibangun. Yang kita lakukan saat ini sedikit demi sedikit mengurangi sampah yang sudah ada,” jelasnya.

Sembari menunggu penataan teknologi pengolahan sampah berjalan tuntas, ia menegaskan langkah krusial yang harus dilakukan saat ini adalah memperketat kesiapsiagaan di lapangan.

“Apa yang bisa kita lakukan supaya kebakaran itu tidak terjadi lagi? Ya kita berjaga. Berjaga terus,” tegas Agustina.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Bakal Ada Akademi Wayang untuk Regenerasi Seniman

Langkah penjagaan dan respons cepat ini terbukti saat insiden kebakaran melalap area Zona 3 seluas 1.000 meter persegi pada Senin malam. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang langsung bergerak usai menerima laporan sekira pukul 22.10 WIB.

Sekretaris Damkar Kota Semarang Ade Bhakti Ariawan membeberkan bahwa sebanyak 40 personel dan 7 unit armada diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan sekaligus menyekat area agar api tidak merambat ke zona lain. 

Petugas juga mengoptimalkan pompa portabel dengan memanfaatkan sumber mata air terdekat.

BACA JUGA  Atasi Genangan, Pemkot Semarang Kerahkan Semua Pompa

“Pukul 03.45 WIB dini hari api sudah bisa dikendalikan,” kata Ade.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang Tantri Pradono memastikan bahwa kondisi di Zona 3 TPA Jatibarang per Selasa pagi sudah aman dan terkendali. Petugas siaga tetap disiagakan di lokasi untuk melakukan pendinginan hingga seluruh kepulan asap menghilang total. [AZM]

Pos terkait