Anak Mila Tak Mau Pindah Sekolah Meski Cuma Punya Dua Teman Sekelas

3 murid SDN Purwoyoso 01 tahun ajaran 2026/2027 (matasemarang.com/ Lia Dina)
3 murid SDN Purwoyoso 01 tahun ajaran 2026/2027 (matasemarang.com/ Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Mila, salah satu orang tua murid baru di SD Negeri Purwoyoso 01 di Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang mengaku tak bisa menolak keinginan anak pertamanya yang meminta bersekolah di SD Negeri yang berada di Jalan Prof Hamka ini.

Padahal ia tahu bahwa murid baru pada tahun ajaran 2026/2027 di SDN Purwoyoso 01 hanya tiga orang, dan salah satunya adalah putranya sendiri.

“Anaknya maunya sekolah di sini walaupun temannya cuma berdua,” ujar Mila saat menjemput sang anak pulang sekolah setelah mengikuti MPLS pada Senin, 13 Juli 3026.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  PMI Semarang Diminta Utamakan Program yang Realistis

Mila mengaku sudah memberikan arahan kepada anaknya ketika masa pendaftaran SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) ditutup dan hanya ada lima orang yang mendaftar di sekolah tersebut. Namun pada saat daftar ulang, hanya 3 anak yang melakukan pendaftaran ulang termasuk anak Mila.

Meski begitu, sang anak tetap dengan pendiriannya, hanya mau bersekolah di sekolah tersebut.

“Saya sudah bilang dari awal, muridnya cuma sedikit tapi dia tidak apa-apa katanya pokoknya mau sekolah di sini,” ujarnya.

BACA JUGA  Wali Kota Sebut Arus Mudik-Balik Lebaran di Semarang Lancar

Mila juga tidak mengetahui alasan sang anak tetap ingin bersekolah di SDN Purwoyoso 01 meskipun hanya memiliki dua teman lain. Padahal tidak ada riwayat tetangga maupun saudara yang merupakan alumni atau kakak kelas di SDN Purwoyoso 01.

“Tidak ada kakak atau tetangga yang sekolah di sini tapi lumayan deket rumah. Saya kan pendatang, suami rumah di sini dan katanya di sini memang bagus sekolahnya,” bebernya.

Mila dan suami akhirnya menuruti permintaan sang anak untuk tetap bersekolah di SDN Purwoyoso 01. Pasalnya, jika dipindahkan ke sekolah yang memiliki banyak murid, anak Mila mengaku tak mau bersekolah.

Pos terkait