Pasca-SPMB Lanjutan, Ribuan Kursi SD Negeri di Semarang Masih Kosong

suasana posko SPMB 2026 di Dinas Pendidikan Kota semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)
suasana posko SPMB 2026 di Dinas Pendidikan Kota semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Proses SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) 2026 gelombang lanjutan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Semarang telah selesai dilaksanakan. Meski demikian, ada ribuan sisa kuota daya tampung yang belum terpenuhi di berbagai sekolah.

Berdasarkan data yang dihimpun, dari total sisa daya tampung awal sebanyak 2.095 kursi, jumlah pendaftar pada gelombang lanjutan hanya mencapai 449 orang. Artinya, masih ada sisa kuota sebanyak 1.646 kursi kosong yang tersebar di 163 SD Negeri di Kota Semarang.

BACA JUGA  Cuaca Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026: Semarang Berawan Pagi, Hujan Siang hingga Malam

Sebaliknya, wilayah yang daya tampungnya sudah terisi penuh atau tidak ada yang kosong hanya berada di Kecamatan Genuk dan Pedurungan. Di Kecamatan Genuk terdapat 23 sekolah negeri yang terisi penuh, sedangkan di Pedurungan terdapat 36 sekolah negeri yang juga sudah terisi penuh.

Bacaan Lainnya

Sebagai catatan, gelombang lanjutan ini memang hanya diperuntukkan bagi sekolah negeri, sementara sekolah swasta dapat membuka pendaftaran secara offline dan mandiri jika kuota mereka belum terpenuhi.

BACA JUGA  Tim PKM Unsoed Dampingi Kelompok Independen Ecoprint

Menanggapi banyaknya sisa kuota tersebut, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Aji Nur Setiawan menjelaskan bahwa kondisi ini tidak memberikan efek yang signifikan terhadap proses belajar mengajar maupun penataan tenaga pendidik.

“Tidak ada efek secara signifikan. Hanya mungkin kelasnya yang standarnya maksimal 28 orang, menjadi tidak terpenuhi 28 orang. Dan mestinya nanti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga menyesuaikan dengan jumlah murid yang ada,” kata Aji, Selasa, 30 Juni 2026.

Terkait tenaga pendidik, ia memastikan tidak akan ada pengalihan guru kelas ke sekolah lain.

Pos terkait