Pasca-SPMB Lanjutan, Ribuan Kursi SD Negeri di Semarang Masih Kosong

suasana posko SPMB 2026 di Dinas Pendidikan Kota semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)
suasana posko SPMB 2026 di Dinas Pendidikan Kota semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)

Fenomena Penyebab Kursi Kosong di Tengah Kota

Mengenai faktor penyebab masih banyaknya kursi kosong hingga mencapai 1.600-an, Dinas Pendidikan menganalisis adanya pergeseran demografi, terutama di wilayah tengah kota seperti kawasan Wonodri.

“Bisa jadi karena di lokasi tersebut sudah tidak banyak anak usia sekolah yang harus masuk SD. Fenomena ini biasanya terjadi di daerah sekitar tengah kota karena harga tanah di sana mahal. Keluarga baru biasanya memilih membeli rumah di daerah pinggiran.
Sementara yang masih tinggal di tengah kota adalah keluarga yang mendapatkan warisan, atau keluarga mampu yang jika membeli tanah di tengah kota, mereka cenderung memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta dibanding sekolah negeri,” tandasnya.

BACA JUGA  Rizky Setyaningsih, Putri Buruh Harian yang Lulus dengan IPK Tertinggi di FH Unsoed

Pos terkait