- Mahasiswa KKN MIT 22 UIN Walisongo Posko 103 melatih 23 siswa SDN 1 Karangrowo Demak mengolah eceng gondok
- Para siswa diajarkan teknik menganyam motif kepang hingga menghasilkan 5 buah vas bunga kelompok
- Pihak sekolah mengapresiasi program tersebut karena berhasil mengedukasi siswa dalam memanfaatkan SDA secara kreatif
MATASEMARANG.COM – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UIN Walisongo Semarang Posko 103 mengadakan kegiatan pelatihan kerajinan tangan di SDN 1 Karangrowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Dalam pelatihan ini, sebanyak 23 murid kelas empat diajak memanfaatkan tanaman eceng gondok untuk dirangkai menjadi pot bunga.
Para siswa dibagi ke dalam lima kelompok kerja. Di bawah bimbingan para mahasiswa, setiap kelompok belajar mengolah bahan alam tersebut melalui teknik anyaman berpola kepang hingga berhasil menghasilkan lima buah pot bunga.
Perwakilan mahasiswa Posko 103 Maulida Ni’matul Millah menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap tanaman eceng gondok yang kerap dinilai sebagai tumbuhan pengganggu di perairan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperlihatkan kepada anak-anak bahwa tanaman eceng gondok bisa diubah menjadi barang yang berguna. Selain mengasah daya cipta, proses pembuatannya juga melatih ketelitian dan kerja sama karena setiap kelompok harus menyelesaikan karyanya bersama-sama,” kata Maulida pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Kepala SDN 1 Karangrowo Siti Musyaroh menyambut baik terobosan pembelajaran praktis yang dibawakan oleh para mahasiswa KKN. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar baru yang menyenangkan bagi para peserta didik.
“Anak-anak tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga bisa mempraktikkan secara langsung pembuatan kerajinan tangan tersebut. Kegiatan seperti ini sangat berguna untuk melatih daya cipta dan rasa kebersamaan murid,” tutur Siti Musyaroh.

















