Belum Ada Vaksinnya, Dinkes Ingatkan Masyarakat Waspadai Virus Nipah

Pasalnya, Hakam menyebut hingga saat ini belum ditemukan vaksin atau obat-obatan khusus untuk menangani virus nipah ini.

“Vaksinasinya juga belum ada. Nah, maka yang harus dilakukan adalah pencegahannya. Penularan bisa dari manusia ke manusia atau hewan ke manusia,” jelasnya.

Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, jangan memakan buah yang terkena gigitan kelelawar.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Tunggakan Insentif Nakes Semarang Sebesar Rp3 Miliar Akan Dibayar pada 2026

Ketika berada di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau Rumah Sakit, juga harus tetap menerapkan PHBS.

“Jangan makan buah yang bekas gigitan kelelawar, atau misalnya ke RS tetap waspada kita tidak pernah tahu siapa saja yang terinfeksi,” terangnya.

Hakam juga mengingatkan agar masyarakat membatasi bepergian ke negara yang memiliki kasus virus nipah seperti India. 

“Tapi ketika kita berpergian, menurut saya cuci tangan pakai masker itu yang harus dilakukan, supaya kita terhindar dari virus tadi karena masuknya pastinya juga dari saluran pernapasan,” pungkasnya.

Pos terkait