Daftar SD Negeri di Semarang Sepi Peminat

Aji mengatakan memang ada fenomena dalam beberapa tahun terakhir ada beberapa sekolah yang kuota siswanya tidak terpenuhi dan biasanya ada di tengah kota.

Hal ini karena keluarga muda biasanya lebih memilih membeli tempat tinggal di daerah pinggiran kota karena harga tanah yang masih terjangkau.

“Keluarga muda ini lebih memilih tinggal di pinggir kota karna harganya lebih murah,” kata dia.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Polemik TPS Ilegal, Pemkot Semarang Siap Duduk Bareng Pemkab Demak Bahas Solusi

Hingga saat ini, lanjutnya, Disdik masih mempertimbangkan ketika sekolah yang memiliki siswa sedikit, untuk di tutup atau di marger. Disdik mempertimbangkan beberapa alasan, salah satunya di daerah tersebut hanya ada satu sekolah saja.

“Kasihan warga yang ekonominya belum cukup kalau ditutup, nanti sekolahnya lebih jauh, ini yang kami pertimbangkan,” ungkapnya.

Aji menjelaskan jika sampai penutupan SPMB, beberapa sekolah ini masih belum menuhi kuota, Disdik akan menunggu pertunjuk dari Kementerian apakah masih boleh menerima siswa diluar waktu SPMB.

BACA JUGA  Sidang Senat Tetapkan Prof. Akhmad Sodiq Sebagai Rektor Unsoed

“Kalau memang diperbolehkan, nanti akan kita tempuh, karena sayang kalau ada kuotanya dibiarkan kosong,” tandasnya. 

Pos terkait